XL-eduNETion : Pendidikan dalam jangkauan

betasmind_betarticle_xl edunetion

Pagi-pagi, nyalain komputer. Eh, kok internetnya gak konek, ya? Ada apa ini? Apa ada konspirasi yang dibuat biar beta gak bisa lagi internetan, browsing,  blogwalking, de-el-el. Mata beta melirik-lirik CPU dan akhirnya sadar, beta lupa masang modem, *ups… , mungkin faktor umur.

Sadar akan kekhilafan diri, beta ambil modem, masukin kartu XL, terus tancepin di CPU biar internetnya konek lagi. Liat monitor sebentar, ikon monitor di pojok bawahnya mulai berputar-putar sampai pusing terus tinggal ikon monitor. Yaps, akhirnya bisa internetan lagi.

Internetnya lancar, beta mulai browsing segila-gilanya. Gak terhitung udah berapa tab browser yang beta buka, internetnya tetap lancar jaya. Beta jadi teringat saat masa-masa beta masih duduk di bangku sekolah dulu (sekolah beneran, bukan cuma numpang duduk). Internet pada masa itu terbatas dan bisa dikatakan, lelet. Ya, lelet, buat buka satu halaman web aja perlu waktu hampir satu menitan. Masih untung bisa terbuka, kadang beberapa web malah gak bisa terbuka sepenuhnya. *All hail for fast internet in this year.

Beta juga teringat bagaimana perjuangan beta buat copas cari bahan buat ngerjain tugas. Kadang mesti bolak-balik warnet berhubung jaringan gsm masih kecepatan keong (GPRS). Sama juga waktu itu hape masih belum secanggih sekarang ini, jadi cuma bisa buka web dalam format wap.*pedih banget… Kadang beta juga mesti shock berat saat tiba-tiba lampu mati dan bahan-bahannya belum selesai di unduh semua. *Arrggh… menderita banget, kan? Bayangin kalian yang berada pada posisi beta, pasti pada gak mau (yang mau beta kasih hadiah). Coba kalian bandingkan dengan keadaan internet sekarang. Jadi serasa kayak balapan keong sama kereta pelurunya jepang.

Beta mulai berpikir (Alhamdulillah, beta bisa mikir), dengan kecepatan internet saat ini, termasuk kecepatan super XL 4G LTE punya XL, kenapa tidak kita maksimalkan sebaik mungkin. *Omongan macam pidato… Memaksimalkan seperti apa? Ambil saja contoh kasus yang beta alami saat masih sekolah (mungkin contohnya sudah terlalu lama karena beta sudah terlalu tua *ini apa). Kenapa kecepatan internet yang saat ini sudah bisa dikatakan wah, gak kita manfaatkan untuk membantu dunia pendidikan? Contoh kecilnya ya untuk memperlancar siswa-siswa sekolah copas mencari bahan yang bertebaran tanpa arah di internet.

Bukan cuma sekedar membantu memperlancar siswa mencari bahan. Kita dan tentunya XL bisa memberikan kontribusi yang lebih. XL mungkin bisa menciptakan sebuah sarana, berupa wadah untuk menampung setiap hal yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Sebuah wadah yang memungkinkan terciptanya sebuah perpustakaan digital. Wadah untuk para pengajar menampilkan ide-ide dan bahan pembelajaran mereka. Serta wadah untuk para siswa berbagi ilmu kepada seluruh siswa lainnya di Indonesia. *Akhirnya beta bisa bikin postingan normal.

Sejenak terlintas ide tersebut di benak beta (sebenarnya nyangkut, kalau cuma lewat ya gak mungkin lah). Biar lebih mudah, mungkin beta namakan saja ide tersebut dengan nama XL-eduNETion. Yah, XL-eduNETion. Sebuah wadah digital yang berfungsi untuk merangkul, menyerap dan membagi setiap hal tentang dunia pendidikan kepada seluruh siswa di Indonesia. Mungkin terdengar sedikit ambisius, tapi kenapa gak kita coba? Untuk lebih jelas, mungkin beta coba uraikan lebih detil.

 

Ehem.. ehem… *Persiapan layaknya maju sidang skripsi.

Apa itu XL-eduNETion?

XL-eduNETion adalah sebuah wadah digital, bisa jadi berupa sebuah web, yang isinya seputar dunia pendidikan. Baik itu bahan ajar, ensiklopedi ataupun makalah-makalah hasil karya para siswa. yang jelas bukan tempat sharing contekan, hihi.

Tujuannya?

Tujuan mendasarnya adalah menciptakan sebuah ekosistem (langsung ingat pelajaran IPA zaman SD) pendidikan yang di dalamnya terjadi interaksi antara individu yang saling berbagi ilmu pengetahuan. Suatu sekolah bisa ikut merasakan bagaimana cara dan metode belajar sekolah lain melalui materi-materi dan video pembelajaran yang dibagikan melalui XL-eduNETion. Siswa-siswa dapat saling berbagi ilmu, saling memecahkan persoalan ataupun materi yang kurang dipahami di sekolah. Semua hal tersebut dapat dengan mudah diakses di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Sehingga terjadi semacam hubungan timbal balik yang bukannya gak mungkin bakal menciptakan “pemerataan” ilmu pengetahuan baik di kota ataupun di desa.

Hal apa saja yang terdapat di XL-eduNETion?

Tentu saja yang utama adalah hal-hal seputar dunia pendidikan. Terdapat 3 “ruang” utama di XL-eduNETion. Pertama Ruang Sekolah dan Umum, kedua Ruang Guru dan terakhir Ruang Pelajar. Ketiganya dapat diakses secara terbuka baik untuk para pelajar ataupun non pelajar yang ingin menambah ilmu. Ilmunya nambah dan wawasannya makin terbuka.

  1. Ruang Sekolah dan umum.

Ruang sekolah dan umum adalah fitur dari XL-eduNETion yang berisi seputar informasi seputar sekolah. Baik itu alamat, kontak bahkan informasi seputar penerimaan siswa baru. Hal lain yang terdapat di sini adalah sebuah ensiklopedi ilmu pengetahuan yang bisa dinikmati segala usia. Karena tentunya pengetahuan tidak mengenal usia.

  1. Ruang Guru.

Fitur lainnya dari XL-eduNETion adalah ruang guru. Di sini para guru diberikan ruang untuk bisa menampilkan dan mempublikasikan ide-ide dan metode kreatif seputar pengajaran. Bahan-bahan ajar yang bisa dibuat dalam bentuk laporan tertulis ataupun video. Tentunya akan membantu para guru untuk berbagi pengalaman dan juga memberikan pelajaran tak hanya di sekolah namun juga untuk masyarakat umum.

  1. Ruang Pelajar.

Pelajar adalah sasaran utama XL-eduNETion. Di sini, para pelajar diberi kemudahan untuk mencari bahan-bahan pelajaran. Membaca ensiklopedi yang tentunya bermanfaat bagi mereka. Sarana untuk berbagi pengetahuan untuk siswa-siswa lain se-Indonesia. Pemecahan permasalahan ataupun soal-soal pelajaran bisa diselesaikan sama-sama. Dengan begitu, pemerataan ilmu pengetahuan bukan gak mungkin bakalan terjadi.

Bagaimana menjalankan program ini?

Pihak operator seluler, dalam hal ini XL bisa membuat semacam web khusus XL-eduNETion yang bisa dijadikan konten ekslusif dari pihak XL. Kenapa XL, karena menurut pengalaman beta selama ini, hanya XL yang berani duluan memperluas wilayah jaringan 4G LTE di berbagai daerah, dan juga lebih stabil di berbagai keadaan cuaca. Yang gak stabil di segala cuaca itu sih, beta. *hha.

Para pengguna XL-eduNETion bisa dengan mudah mengakses web khususnya baik melalui personal komputer ataupun laptop dengan menggunakan modem. Melalui hape untuk keperluan yang lebih mobile. Serta untuk sekolah-sekolah, XL bisa melakukan kerja sama dengan memberikan router wifi yang dipasangi modem dengan kartu XL. Jadi, sekolah-sekolah yang berada di pinggiran dan belum memiliki akses internet pun bisa ikut menikmati. Kan jaringan XL sudah tersebar di mana-mana. *hihi.

Buat para pelajar? Hhmm, mungkin bisa dibuatkan semacam kartu khusus yang sudah diaktifkan fitur XL-eduNETion. Percaya dah, kebanyakan pelajar dan remaja (tentunya remaja ya pelajar dong) memakai kartu karu XL untuk keperluan internetan. Jadi kita bisa menambahkan sedikit kegiatan positif dan rame buat remaja dalam berinternet. Gak cuma galau-galauan, seru-seruan atau update status di sana-sini. Mejeng di sini update status. Makan ini update status. Kenapa gak dipake buat nambah ilmu dan teman sekalian.

Hhooaam, liat jam. *eh, udah jam sembilan aja. Beta telat masuk kerja. *arggghh… Biar dah hari ini telat masuk kerja. Setidaknya beta bisa menyampaikan sedikit ide beta buat XL dan dunia pendidikan Indonesia. Selamat internetan dan ingat, tetap internetan secara positif. Good Luck XL semoga bisa menjadi pionir operator seluler pro-pendidikan.

4 Comments

  1. tulisan pian nih dasar luar biasa, dewasa dan berbobot isinya :’ lain lawan kekanakan yang isinya cinta-cintaan hahaha.

    Mudahan bisa tewujud XL edunation nya, sekira pendidikan di Indonesia semakin maju 😀

Tinggalkan Balasan