Untuk yang sedang jatuh cinta

Untuk yang sedang jatuh cinta.

Cinta pertama, kedua, ketiga atau seterusnya. Ini bukan tentang urutan keberapa. Karena cinta tak memiliki nomor seri, apa lagi nomor antrian. Semua sama rata. Maka, jangan pernah membuat iri satu sama lain.

Untuk yang sedang jatuh cinta.

Cinta terbaik, ataupun cinta terburuk. Meski sebenarnya cinta tak dapat diklasifikasikan sedemikian rupa. Semua cinta terbaik adalah kepada tuhan, nabi, kedua orangtua mu dan juga, untuk calon pendamping hidupmu. Tak ada cinta yang buruk, karena cinta adalah bentuk sebuah kebaikan. Meski terkadang disalah artikan dengan nafsu.

Untuk yang sedang jatuh cinta.

Saat ini dan untuk seterusnya. Cinta tak memiliki masa. Ia hanya bersembunyi saat kita mengabaikan. Ia akan terus ada, sampai ajal menjemput.

Untuk yang sedang jatuh cinta.

Cinta itu tak hanya tentang tawa. Cinta terkadang tentang tangis. Tangis bahagia. Tangis kesedihan. Tangis derita. Semua satu alur, tak bisa dilewatkan.

Untuk yang sedang jatuh cinta.

Ingatlah, ingatlah masa saat kita menemukan cinta yang bersembunyi. Jangan sampai kita terlupa oleh rasa sakit akan kehilangan kelak. Karena cinta tak pernah pergi.

Untuk yang sedang jatuh cinta.

Jangan pernah menyesali kehadiran cinta. Karena ia tak memiliki sedikitpun kesalahan pada kita. Karena terkadang, kita yang tertipu akan nafsu.

 

*Buka mata

#Hweleh

Kok bisa, ya. Kok bisa beta nulis ginian. Kena angin apa malam ini. Yang nganggap beta sedang jatuh cinta silakan angkat tangan.

Kalian salah besar.

Mungkin tulisan ini cuman sekedar celetukan hati. Celetukan dari beta yang sama sekali dangkal soal percintaan. Makanya, kalau tulisan di atas salah, mohon maaf, beta bukan ahlinya. Beta ngambil jurusan manajemen, bukan jurusan cinta. Hihi.

Ya udahlah, anggap aja sedikit kicauan gak jelas dari beta. Dari pada numpuk di kepala terus entar busuk. Mending dikeluarin. Hhi.

2 Comments

Tinggalkan Balasan