Setiap orang punya cerita cinta sejati

betasmind_hubungan_semua orang punya cerita cinta sejati

Siang tambah panas. Pelan-pelan merapikan lemari yang sudah hampir tak terjamah lagi oleh tangan. Lemari berisi buku-buku semasa kuliah, print tugas dan pakaian yang sekarang sudah tidak muat lagi. Tiba-tiba, mata terhenti memandang pada benda yang kayaknya familiar. Sebuah buku yang memiliki ceritanya sendiri. Cerita tentang masa lalu, cerita tentang perasaan, cerita cinta sejati.

Tiba-tiba baper.

Yap, tiap orang punya cerita cintanya masing-masing. Baik cerita tentang pertama kali bertemu, menjalani hubungan, hingga akhirnya disatukan dalam sebuah ikatan, atau mungkin harus terpisah. Semua tetap tersimpan rapi dalam ingatan, dan kemudian terbuka kembali saat menemukan benda-benda yang berkaitan dengan kenangan tersebut.

buku kenangan

Buku, ya buku. Benda yang dulu pernah mendekatkan beta dengan seseorang. Benda yang menjadi perantara jatuh cinta sejatuh-jatuhnya dengan dirinya. Benda yang pada akhirnya juga jadi tanda perpisahan. Iya, perpisahan.

Cerita cinta sejati tidak hanya tentang akhir yang bahagia. Tapi tentang kenangan yang terus menerus terjaga dalam hati. Perpisahan bukan berarti cinta kita bukan cinta sejati. Bisa jadi, perpisahanlah yang menjadikannya demikian.

Hal-hal berikut ini beta mungkin merupakan tanda-tanda seperti apa cinta sejati itu.

Tak pernah meminta, tapi selalu memberi

Sering marah-marahan karena dirasa kurang perhatian? Gak, beta gak pernah begitu. Setiap pasangan pasti menginginkan perhatian. Tapi, pasangan yang lebih baik adalah yang selalu memberi perhatian tanpa perlu diminta.

Memahami tanpa memaksa

Pada saat itu, beta dalam kondisi bekerja sambil kuliah. Tak pernah sekalipun dia memaksakan kehendak jika memang beta tidak bisa. Setidaknya ia bersikap dewasa. Dia lebih memilih menunggu saat yang lebih tepat. Begitu juga sebaliknya. Ingat, memilih untuk memahami dibanding memaksakan keinginan justru lebih baik.

Selalu menjadi yang terbaik

Saat memutuskan untuk mencintainya, tak ada pengecualian. Meski di sana banyak orang yang lebih darinya, ia tetap yang terbaik dibanding mereka. Karena cinta, berbeda dengan suka.

Membahagiakan, tapi tidak membuat terlena

Saling membahagiakan, tapi juga saling mengingatkan. Membahagiakan apa adanya, tanpa melebih-lebihkan. Bukannya yang berlebihan itu kurang baik?

Tak pernah menutupi jati diri dan keluarga

Satu point utama dalam hubungan, keterbukaan. Tidak menutup-nutupi hal yang selayaknya dia tahu. Tentang beta, dirinya dan keluarga.

Kenangan yang selalu ada, meski tak lagi bersama

Perasaan itu tak akan pernah hilang, meski saat ini sudah terpisah. Perpisahan tak merubah perasaan yang sebelumnya. Meski tak lagi bersama, dia tetap seperti itu di mata beta.

Jadi, apa kamu juga memiliki cinta sejati??

Tinggalkan Balasan