Kakek di masa muda

Bukan, ini bukan ngebahas soal masa lalu kakek beta atau kakek kalian. Ini ngebahas diri beta sendiri, yang secara tragis menerima fakta menjadi kakek di masa muda. What?? Sejak kapan beta punya keturunan sampai punya cucu begini??? *pasang emot menganga….

Sejak kapan beta berubah status menjadi kakek-kakek? Itu terjadi sekitar tahun 1998, saat beta masih bermuka polos dan duduk di bangku kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD). Beta harus rela meninggalkan status bocah ingusan nan imut-imut #pasang muka bengong, untuk menjadi kakek-kakek ingusan. Entah siapa yang kurang beruntung saat itu, beta yang jadi kakek-kakek, atau cucu beta yang baru lahir karena memiliki kakek muda kayak beta. Silahkan jawab sendiri…

Jadi kebayang sedikit ilustrasi di kepala beta…

Beta (dah gede, masa sekarang) = (muter-muter di dalam mini market dan akhirnya mutusin ngambil satu kaleng minuman soda, terus menghampiri kasir) Ini mbak..

Mbak kasir = Cuma ini dik? (kebetulan kasirnya tuaan dari beta)

Beta = enggak nunggu itu (nunjuk anak kecil yang lagi milih-milih cemilan)

Mbak kasir = oh, nunggu anak itu, mas (panggilannya berubah)

Anak kecil = (naruh cemilan di depan kasir)

Beta = beli itu aja?

Anak kecil = iya, kek

Mbak kasir = (diem, mungkin shock denger beta dipanggil kakek) ini aja?

Beta = (cuma ngangguk)

Mbak kasir = semuanya jadi 34.000……….., pak! (what, panggilannya berubah lagi, apa gara-gara beta dipanggil kakek???)

Kenapa beta mesti menjadi kakek-kakek di umur semuda itu?? Jawabannya simpel, cuma karena alur silsilah keluarga, *nah lho….

Kalo gak percaya, silahkan lihat sendiri silsilah hasil coretan tangan beta ini.

Tuh udah jelaskan kenapa beta bisa menjadi seorang kakek-kakek semuda ini. Ortu beta yang paling muda sedangkan acil (tante dalam bahasa banjar, red) mungkin yang paling tua, sehingga silsilahnya jadi rada timpang gini. Umur sih beta mungkin lebih muda, tapi beta harus merelakan diri dipanggil om dan yang terparah, kakek…

Ini mungkin bakal jadi “kabar buruk” buat orang bakal jadi istri beta kelak. Ia harus merelakan dirinya ikut menyandang status baru nan luar biasa, nenek. Gomenasai buat calon istri beta di masa yang akan datang .. Hihihi.

Yah, sekian postingan kali ini, kakek mau istirahat dulu, udah capek memandangi laptop…. uhhukk… uuhhhuukkk…. *kakek hi-tech

Tinggalkan Balasan